4 October 2018

# Arsenal # Foot Ball

Desain Puma Untuk Jersey Arsenal Musim 2018/2019

Musim 2018/2019 ini jersey Arsenal F.C. masih diproduksi oleh Puma, yang kemungkinan besar menjadi musim terakhir bagi kedua belah pihak dalam terlibatnya kerjasama antara Arsenal dan Puma, Puma tidak memperpanjang kontrak sebagai sponsor apparel Arsenal selepas 2019. Ada tiga model jersey yang tersedia di pasaran, jersey kandang, tandang dan jersey ketiga mereka.


Jersey utama adalah jersey dengan model garis-garis merah tipis di bagian lengan. Jersey ini berwarna merah dan putih yang memiliki detail grafik unik. Terdapat motif berlian tipis di bagian dada dengan sebutan "Beat of the City." Tema kampanye yang diangkat oleh Puma dan Arsenal adalah "We are the Arsenal," yang diikuti oleh pergantian nomor punggung beberapa pemain Arsenal. Seperti Petr Cech yang memakai nomor 1, Hector Bellerin menjadi 2 dari 24, Granit Xhaka menjadi 34 dari 29, dan Mohamed Elneny menjadi 4 dari 35.


Untuk jersey tandang sendiri, jersey terlihat menarik dengan dual-tone kombinasi dua warna. Dengan mengusung warna biru navy, ditambah fitur strip merah gelap yang menjulang horizontal di bagian dada dan di sekitar lengan. Pihak klub mengatakan jika warna biru memang telah menjadi fitur pada kostum tandang Arsenal sejak awal-awal tahun dan tetap berakar dalam tradisi. Memilih warna yang lebih gelap dari musim lalu, terlihat ada percikan merah pada bagian tengah jersey dan warna merah yang dominan pada bagian celana. Sementara itu, kaos kaki ikut berwarna biru dongker dengan garis merah pada bagian atas.


Untuk jersey ketiga Arsenal musim 2018/2019, mereka memilih warna hijau tosca terang untuk mengarungi kampanye. Jersey ini diluncurkan saat sela tur pramusim di Singapura. Warna tosca ini adalah menjadi warna utama dalam desain jerseynya, sementara biru dongker menjadi warna minor. Empat pemain Arsenal menjadi bintang dalam peluncuran third kit jersey kali ini, yaitu Hector Bellerin, Alexander Lacazette, Sokratis Papastathopoulos, dan penjaga gawang Petr Cech.


Kerjasama antara Puma dan Arsenal sudah terjalin sejak tahun 2014. Tidak main-main, nilai kerjasama yang Puma ajukan adalah 150 juta poundsterling atau 30 juta poundsterling per musimnya kepada Arsenal, selama 5 tahun. Nilai ini empat kali lebih besar dari kerjasama Arsenal dengan Nike sebelumnya.

Tidak sedikit pihak yang mempertanyakan mengapa Puma cukup berani menjalin kerjasama dengan nilai kontrak yang tidak sedikit kepada tim yang sudah lama puasa gelar tersebut. Namun Puma percaya diri karena tentunya Arsenal memiliki banyak fans, mulai dari anak kecil hingga yang sudah berumur senja. Para fans biasanya sudah tidak punya alasan yang jelas untuk menyukai Arsenal, karena biasanya mencintai klub sepakbola sudah dibangun sejak usia dini.

Puma memilih Arsenal untuk mensponsori apparel mereka  karena di liga terbaik (EPL) mereka tidak punya tim unggulan untuk disponsori. Karena untuk level Eropa, Puma memiliki Borussia Dortmund. Chief Executive Officer Puma, Bjørn Gulden melakukan langkah ekspansi demi mendekatkan pemasaran brand semakin besar. Karena Puma memiliki pangsa pasar yang sangat jauh jika dibandingkan oleh Adidas dan Nike, Puma hanya memiliki pangsa pasar 8%, sedangkan Adidas 38% dan Nike 36%.

Dengan memiliki pasar yang kuat di wilayah Afrika, Puma memang mensponsori banyak timnas dan klub di Afrika. Ternyata Arsenal juga memiliki fans yang banyak di Nigeria dan Pantai Gading, maka strategi pengembangan yang diterapkan Puma terbilang benar dan sejalan.

Puma indonesia online tersedia di beberapa toko online seperti Zalora, Lazada, Bobobobo, Vipplaza, Berrybenka dll. Selamat berbelanja!

No comments:

Post a Comment

Saya sangat senang jika teman-teman bisa meninggalkan koment atau saran disini :)