Healty Vegetarian Food

September 02, 2011
Dari judulnya saja sudah tau tema blog ini apa, hehe karena saya adalah termasuk vegetarian atau suka memakan sayur-sayuran, maka saya mau berbagi tentang betapa pentingnya makan sayur dan sayur itu rasanya sangat enak serta baik juga untuk tubuh kita tentunya.

Kalau buah mungkin masih banyak yang suka mengonsumsinya tetapi kalau sayur tidak sepopuler buah bahkan ada yang anti sama sekali mengonsumsinya. padahal sayur juga sangat bagus untuk pencernaan kita dan juga bisa bikin kita awet muda dan tidak mudah gemuk loh.

Nah, dibawah ini saya akan share beberapa sayur yang tidak begitu populer tetapi khasiatnya untuk tubuh tidak kalah dengan yang lainnya serta rasanya yang saaangat enak.. hehe 
Cekidoot.....


1. Daun Ubi Jalar
Sebuah penelitian membandingkan kandungan daun ubi jalar dengan beberapa jenis daun lainnya. Hasil penelitian itu menyebutkan bahwa daun ubi jalar mengandung protein lebih tinggi dibanding dengan daun singkong. Kandungan serat kasar juga cukup tinggi sehingga efektif untuk mencegah gangguan saluran cerna, kegemukan dan diabetes. 

Daun ubi jalar juga berkhasiat untuk mengobati penyakit demam berdarah dengan cara merebusnya didalam air dan kemudian orang yang terkena demam berdarah tersebut meminum air rebusan tadi.
Untuk yang susah buang air besar, setelah memakan daun ubi jalar hanya menunggu kurang dari satu jam maka reaksinya akan mulai terasa sehingga saluran cerna kembali normal.


2. Pakis atau Paku Sayur
Bagian pakis yang dimakan sebagai sayuran sesungguhnya adalah daun muda yang yang belum mekar secara sempurna. Karena itu, untuk sayuran harus dipanen saat masih muda, supaya berasa enak dan bertekstur lunak. Bila telat dipanen, daun pakis menjadi sangat berserat, alot, dan tidak enak dimakan.
Daun pakis dipercaya berkhasiat untuk menyembuhkan luka. Hal itu dikarenakan kandungan vitamin C-nya cukup tinggi, yaitu 30 mg per 100 g. Fungsi vitamin C banyak berkaitan dengan pembentukan kolagen. Vitamin C diperlukan untuk hidroksilasi prolin dan lisln menjadi hidroksiprolin dan hidroksilisin, yang merupakan bahan penting dalam pembentukan kolagen.




Kolagen merupakan senyawa protein yang memengaruhi integritas struktur sel di semua jaringan ikat, seperti pada tulang rawan, membran kapiler, dan kulit. Dengan demikian, vitamin C berperan besar dalam penyembuhan luka. Daun pakis yang berwarna hijau gelap kaya akan betakaroten. Di dalam tubuh, betakaroten akan dimetabolisme menjadi vitamin A. Kandungan betakaroten dalam daun pakis setara dengan 432 RE vitamin A.

Betakaroten ini berperan dalam mengatur proses metabolisme di beberapa jaringan tubuh. Selain itu, betakaroten juga mengatur kerja gen-gen yang terlibat dalam sistem imunitas, sehingga dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap berbagai penyakit, khususnya penyakit infeksi.

Daun pakis juga dipercaya berkhasiat mencegah penyakit rematik. Hal itu dikarenakan adanya kandungan kalsium dan fosfor yang cukup tinggi, yaitu masing-masing 42 mg dan 172 mg per 100 g daun pakis. Kalsium dan fosfor merupakan mineral makro yang diperlukan untuk pertumbuhan, pembentukan, dan pemeliharaan kesehatan tulang.  
Daun pakis mengandung beberapa komponen nongizi yang penting bagi kesehatan. Komponen nongizi yang utama pada pakis adalah flavonoid dan polifenol. Flavonoid adalah kelompok senyawa fenol yang mempunyai dua peran utama, yaitu sebagai antioksidan dan antibakteri. Sebagai antioksidan, flavonoid dalam daun pakis berperan untuk menetralkan radikal bebas.
Radikal bebas merupakan suatu komponen yang berbahaya dan mengganggu metabolisme tubuh. Radikal bebas biasanya berasal dari polusi atau bahan-bahan kimia. Flavonoid sebagai antioksidan dapat mencegah munculnya penyakit yang ditimbulkan oleh radikal bebas. Contohnya, penuaan dini, kanker, dan berbagai penyakit degeneratif lainnya. Sebagai antibakteri, flavonoid bergabung dengan protein ekstraseluler dan membentuk senyawa kompleks. Senyawa kompleks tersebut mengganggu integritas membran sel dan menghambat pertumbuhan sel-sel bakteri. Peran antibakteri tersebut dapat digunakan sebagai pengawet pada berbagai bahan pangan dan nonpangan. Komponen nongizi lain pada daun pakis yang berperan sebagai antibakteri adalah palifenol. Polifenol dapat bereaksi dengan protein, membentuk suatu kompleks fenol-protein yang dapat mengganggu proses terbentuknya membran atau dinding sel bakteri.


3. Bawang Daun

Ada dua jenis bawang daun, yaitu bawang bakung (allium fistulosum) atau bawang semprong / sibol dan bawang prei (allium porrum) atau leek. Yang pertama memiliki umbi kecil dengan daun bulat, panjang, dan berlubang seperti pipa. Sedang yang kedua tidak memiliki umbi dengan daun panjang, pipih berpelepah panjang, dan liat.
Bawang Daun diketahui banyak mengandung saponin, tanin, dan minyak asiri Dengan kandungannya tersebut, Bawang Daun berkhasiat untuk meredakan perut kembung, batuk, flu, sesak nafas karena flu, diuretik, diaforetik, nyeri sendi dan anti radang; menghilangkan bengkak karena bisul; serta menghilangkan bebas gigitan serangga.
Bawang Daun ini juga sangat enak dibuat sup untuk menghangatkan badan atau yang sedang tererang flu dan batuk-batuk. itu kenapa banyak masyarakat bagian Asia Timur banyak mengonsumsi dan menggunakan Bawang daun ini di dalam setiap menu makanan mereka.


4. Sawi Hijau
Sawi Hijau diketahui banyak mengandung serat, vitamin A, vitamin B, vitamin B2, vitamin B6, vitamin C, kalium, fosfor, tembaga, magnesium, zat besi, dan protein. Dengan kandungannya tersebut, Sawi Hijau berkhasiat untuk mencegah kanker, hipertensi, dan penyakit jantung; membantu kesehatan sistem pencernaan; mencegah dan mengobati penyakit pelagra, serta menghindarkan ibu hamil dari anemia.
Sawi hijau selain banyak manfaat tetapi rasanya juga sangat enak, di tumis, rebus dan yang lainnya, saya yakin yang bukan vegetarian pun akan menyukainya.


Beberapa sayuran di atas merupakan sayuran yang mengendung klorofil yang tinggi dan favorit saya loh.. selain terjangkau dan mudah didapat juga khasiatnya tidak kalah dengan sayuran-sayuran mahal yang dijual di supermarket. nah, sekali-sekali coba lah sayuran tersebut saya jamin rasanya sangat enak ^__^
Masih banyak sayur-sayur lainnya yang mudah didapat disekitar kita dan memiliki kandungan gizi yang tinggi. Kita tidak akan menyesal jika sering mengonsumsi sayu-sayuran karena tidak memiliki efek samping negatif bagi tubuh kita, bahkan sebaliknya. Efek baiknya akan terasa dalam jangka waktu pendek maupun panjang.

Meskipun bukan satu-satunya jalan menuju hidup sehat, tak ada salahnya untuk mencoba gaya hidup vegetarian, istirahatkan lah tubuh anda dari berbagai macam lemak daging dan sebagainya agar badan terasa lebih fit. Sekarang juga sudah banyak restoran yang menawarkan menu untuk sang vegetarian dengan rasa yang enak dan tidak kalah dengan daging, bakso sate, sosis, dan lainnya.
Previous
Next Post »
0 Komentar

Habis baca, kasih komentar kamu disini ya ^_^